Pengertian Insomnia Menurut Para Ahli

Pengertian Insomnia Menurut Para Ahli – Apakah Anda sulit tidur? Sejak kapan Anda mendapat keluhan ini? Setiap hari atau kadang saat sedang banyak pikiran atau stress? Apakah tidur mengganggu aktivitas Anda? seperti kelelahan, lemas, dan mempengaruhi suasana hati. Jika ya, mungkin Anda menderita gangguan tidur yang disebut insomnia.

Insomnia adalah suatu kondisi yang membuat seseorang sulit tertidur atau membutuhkan waktu lama untuk tertidur. Kondisi lain yang mungkin Anda alami adalah terbangun di malam hari dan tidak bisa tidur kembali. Keadaan ini tentunya akan mempengaruhi aktivitas Anda keesokan harinya, seperti menurunnya produktivitas kerja.

Pengertian Insomnia Menurut Para Ahli

Pengertian Insomnia Menurut Para Ahli

Apa saja tanda dan gejala gangguan tidur? Anda dapat melihat tanda-tanda di bawah ini dan mencocokkannya dengan situasi yang Anda temui dalam kehidupan sehari-hari:

What Is Insomnia

Ada banyak penyebab insomnia. Ada penyebab kecemasan yang dapat dihindari dan ada pula yang tidak dapat dihindari. Hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan sehari-hari memang sulit untuk dihindari. Penyebab insomnia antara lain stres, terganggunya ritme sirkadian atau jam biologis, misalnya saat bepergian ke luar negeri, dan perubahan sulit tidur akibat kerja shift. Penyebab lainnya bisa berupa gangguan tidur, aktivitas komputer, menonton TV, atau apapun yang Anda lihat di layar. Makan terlalu banyak di malam hari, kecemasan, penyakit kronis seperti jantung, kanker, diabetes, dan kebiasaan konsumsi kafein, nikotin, dan alkohol juga mungkin menyebabkan insomnia.

Dari informasi di atas dapat dipahami bahwa gangguan tidur dapat kita hindari dengan menerapkan pola hidup sehat, menghindari stres berlebihan dan belajar mengelolanya dengan baik. Bagi anda yang sedang mengalami kebingungan, semoga informasi ini dapat membantu. Untungnya, gejala malas sering kali diberikan pada orang yang terlalu banyak tidur. Buku ini mencoba mengubah cara pandang masyarakat terhadap pentingnya tidur seseorang dan bukan sesuatu yang memalukan.

Awak bus yang berangkat dari wilayah Jabodetabek di Terminal Bus Baranangsiang, Kota Bogor, tidur di pinggir jalan yang ditutup saat bus dihentikan akibat jam malam, Sabtu (25/4/2020).

Buku ini mencoba mengubah cara pandang masyarakat terhadap pentingnya tidur seseorang dan bukan sesuatu yang memalukan. Dengan argumen penting dari penelitian terbaru, buku ini mengkaji tidur sebagai masalah serius dalam bahasa sehari-hari.

Why We Sleep”: Hidup Panjang Dimulai Dari Tidur Panjang

“Saatnya mendapatkan kembali hak tidur di malam hari tanpa rasa malu karena malas.” Demikian Matthew Walker, penulis buku Why We Sleep (2017), mengajak pembaca untuk memperhatikan perlunya lebih banyak tidur.

Sampai saat ini, tidur merupakan aktivitas orang malas. Oleh karena itu, semakin banyak orang mengabaikan tidurnya, atau semakin sedikit mereka tidur, semakin banyak orang yang menganggap dirinya kuat dan mempunyai pandangan positif terhadap lingkungan. Padahal, menurut Walker, tidak ada bagian tubuh manusia yang tidak mendapat manfaat dari tidur.

Walker mencoba menunjukkan bahwa ada ketidakadilan dalam pandangan umum tentang tidur. Gagasan bahwa tidur adalah hal yang buruk adalah pandangan ganda dan terarah.

Pengertian Insomnia Menurut Para Ahli

Disebut dualistik karena tidur berlawanan dengan aktivitas di luar mimpi, terutama bekerja. Ini menjadi masalah ketika visi ganda ini mengikuti analisis kategoris. Artinya aktivitas tidur lebih buruk dibandingkan bekerja.

Mematikan Lampu Saat Tidur Adalah Mengistirahatkan Tubuh Yang Sebenarnya

Menurut Walker, anggapan tidur sebagai aktivitas negatif sering kali disebabkan oleh ketidakmampuan seseorang untuk memecahkan alasan mengapa orang tidur dan tidak memahami berbagai manfaat yang dapat diperoleh dari tidur.

Dengan mengingat hal ini, buku Why We Sleep berupaya menyangkal anggapan umum tentang tidur. Dengan kata lain, Walker ditantang untuk menghilangkan pandangan irasionalnya tentang tidur.

Sebagai langkah awal, Walker memulai bukunya dengan gaya kuno. Kurang tidur menimbulkan berbagai dampak negatif.

Dengan menggunakan argumentasi dari bidang ilmu saraf dan keahlian para ilmuwan saraf dan profesor di bidang ilmu saraf, serta psikolog dari University of California, Berkeley-Walker mencoba memberikan penjelasan berbeda tentang tidur, tindakan tidak disebut tidur, tetapi tidur. . sedang tertidur. , berapa lama mereka tidur, bagaimana orang tidur, tentang pengaruh perubahan tidur terhadap umur panjang seseorang.

Tanda Tanda Insomnia, Punca, Jenis Dan Cara Rawat Insomnia Agar Cepat Tidur

Menurut Walker, abad ke-21 ditandai dengan adanya penyakit yang mengancam kesehatan masyarakat, seperti kurang tidur. Kurang tidur dikaitkan dengan banyak dampak, seperti melemahnya sistem kekebalan tubuh, meningkatkan risiko kanker, menyebabkan penyakit Alzheimer, peningkatan tekanan darah, serta peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.

Dari segi psikologis, kurang tidur juga diduga berkontribusi terhadap berbagai kondisi psikologis, seperti depresi, kecemasan, bahkan pikiran obsesif. Sebagai pakar tidur dan direktur Laboratorium Tidur dan Neuroimaging, Walker berbicara tentang dampak negatif kurang tidur berdasarkan penelitian neurologis terbaru. Godaannya adalah memperpendek durasi tidur, maka semakin pendek pula umur manusia.

Warga tertidur saat mengantri pengambilan Bantuan Bantuan Bagian I di Kantor Pos Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Senin (11/5/2020).

Pengertian Insomnia Menurut Para Ahli

Salah satu kengerian Walker yang bercampur humor adalah sebagai berikut. “Kemarin gila. Itu akan terjadi lagi malam ini. Sebelum menolak penelitian ini, saya memberikan alasan atas keputusan tersebut.

Arti Deja Vu Beserta Teori Penyebabnya

Pertama, ketika kamu bermimpi tadi malam, kamu mulai melihat hal-hal yang seharusnya tidak kamu lihat, kamu sedang berpikir. Kedua, Anda percaya pada sesuatu yang tidak mungkin terjadi, Anda mengalami delusi. Ketiga, Anda bingung tentang waktu, tempat dan orang, Anda jadi bingung.

Keempat, Anda mengalami perubahan suasana hati yang cepat, Anda tidak stabil. Kelima, ketika Anda bangun di pagi hari, hampir melupakan segalanya, Anda mengalami amnesia. Jika Anda merasakan gejala-gejala tersebut saat bangun tidur, sebaiknya segera lakukan perawatan khusus. (Bab 9)

Buku Mengapa kita tidur diciptakan sebagai jawaban atas pertanyaan utama mengapa kita tidur? Namun, dari bab pertama bukunya, Walker dengan rendah hati mengakui bahwa jawaban atas pertanyaan tersebut bukanlah satu-satunya jawaban.

Setelah lebih dari 20 tahun menjadi ilmuwan yang mempelajari tidur sebagai hal yang sangat penting bagi makhluk hidup, khususnya manusia, Walker menyimpulkan bahwa alasan mengapa manusia tidur masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.

Rsup Dr. Sardjito

Dia sampai pada kesimpulan ini setelah mencoba mengkritik berbagai teori untuk mencoba menjawab alasan mengapa orang tidur. Menurut Walker, teori apa pun yang mencoba menjawab mengapa orang tidur karena satu alasan akan gagal mengenali tidur sebagai fenomena khusus dengan manfaat yang kompleks.

Walker mencoba membandingkannya dengan penelitian aktivitas manusia lainnya, seperti makan, minum, dan reproduksi. Meskipun ribuan tahun yang lalu masyarakat telah mampu memahami pentingnya ketiga kebutuhan vital ini, namun masyarakat masih belum dapat memahami pentingnya kebutuhan fisik yang keempat, yaitu tidur.

Ketidakpuasan terhadap kondisi tidur, menurut Walker, telah berkontribusi pada kegagalan ilmu pengetahuan sepanjang sejarah dalam menjelaskan mengapa manusia membutuhkan tidur. Menurut Walker, ilmu pengetahuan yang beragam seperti genetika, biologi molekuler, dan teknologi digital telah gagal memecahkan misteri tidur.

Pengertian Insomnia Menurut Para Ahli

Untuk menekankan kesimpulannya, Walker mengkritik upaya banyak orang terkenal untuk menghubungkan idenya tentang tidur, seperti tokoh Romawi Marcus Fabius Quintilian, ayah dari psikolog Sigmund Freud, dan pemenang Hadiah Nobel untuk penelitian DNA. . Fransiskus Crick. Menurut Walker, orang-orang ini juga tidak bisa memecahkan teka-teki tidur.

Apa Saja Gejala Gejala Insomnia?

Alih-alih memberikan satu jawaban atas pertanyaan mengapa kita tidur, Walker memaparkan banyak manfaat tidur bagi manusia. Bagi Walker, tidur merupakan persoalan kompleks terkait kesehatan. Walker menekankan manfaat tidur, seperti meningkatkan kemampuan belajar, aktivitas fisik, meningkatkan kapasitas mental, menguatkan pikiran, serta meningkatkan kesehatan mental dan emosional.

Baginya, tidak ada bagian tubuh dan otak yang tidak mendapat manfaat dari tidur. Oleh karena itu, bagi Walker, manfaat tidur yang utama adalah menjaga kesehatan otak dan tubuh setiap hari. Terakhir, menurut Walker, karena sepertiga hidup kita dihabiskan untuk tidur, mencari alasan untuk tidur bukanlah hal yang tepat.

Walker membagi teksnya menjadi 16 bab yang dapat dikelompokkan menjadi empat bagian utama. Menurutnya, keenam belas bab tersebut dapat dibaca secara terpisah, tanpa memulai dari awal.

Bercerita tentang berbagai hal yang berkaitan dengan tidur, seperti jet lag, kopi, kafein, alkohol, ingatan, mimpi, tidur, kebiasaan tidur, kuantitas tidur dan cara meningkatkan kualitas tidur.

Deretan Alasan Insomnia Kerap Mendatangi Di Malam Hari

Pastikan juga untuk membahas dampak kurang tidur, bahkan pada tahap awal, seperti kanker, tekanan darah tinggi, depresi, diabetes, stroke, dan penyakit jantung.

Walker juga membahas berbagai topik terkait gangguan tidur dalam berbagai topik, antara lain topik seperti insomnia, obat tidur, terapi tidur, demensia, dan penyakit Alzheimer.

Berbagai topik di atas dibahas berdasarkan penelitian terkini, seperti ritme sirkadian, hormon melatonin, serta tidur REM dan non-REM (NREM).

Pengertian Insomnia Menurut Para Ahli

Meski selalu memastikan bahwa semua alasan didasarkan pada argumen ilmiah, Walker juga mengatakan bahwa apa yang disampaikannya bukanlah hal baru. Ibumu sudah tahu, kata Walker.

Langkah Mengatasi Insomnia Pada Anak

Kesederhanaan konsep kesehatan tidur dihadirkan Walker dengan menarik. Para ilmuwan telah menemukan cara baru untuk hidup lebih lama. Perawatan ini akan meningkatkan pikiran Anda, membuat Anda lebih kuat.

Ini juga mengurangi rasa lapar. Perawatan ini dapat melindungi Anda dari kanker dan demensia. Dapat mencegah demam dan flu, mengurangi risiko jantung dan stroke, bahkan diabetes. Anda akan lebih bahagia, stres atau kecemasannya berkurang. Apa kamu senang?” (Bab 6)

Saat Anda membaca buku setebal 368 halaman ini, Anda tidak akan merasa mengantuk. Jika iya, Walker meminta maaf dan bersyukur buku tentang tidur ini bisa membuat pembacanya tertidur.

Di sisi lain, buku Why We Sleep juga bisa menghancurkan budaya yang sudah biasa dilakukan banyak orang. Walker menyarankan pembaca untuk menuntut hak tidur delapan jam sehari.

Cara Mengatasi Insomnia Parah Menurut Ahli, Perbaiki Pola Hidup

Akui

Leave a Comment